Bawaslu temukan ribuan TPS tidak siap selenggarakan pemungutan suara

Sejumlah perserta aksi damai kembali berkerumun di depan Bawaslu
Warga memberikan hak suaranya di TPS 16 yang terdampak banjir di Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/4/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww/aa
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menemukan ribuan tempat pemungutan suara (TPS) tidak siap menyelenggarakan pemungutan suara bahkan sampai hari pencoblosan pada 17 April 2019.

"TPS belum disiapkan hingga pukul 09.00 WIB yang seharusnya sudah disiapkan sehari sebelumnya, ada sekitar 3.250 TPS," kata Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja di Jakarta, Kamis.

Selanjutnya, terdapat sebanyak 11.186 TPS yang tidak lengkap soal logistik. Bawaslu juga mencatat 3.721 surat suara tertukar.

Selain itu juga ditemukan 3.733 TPS yang terlambat memulai jadwal pemungutan suara atau dimulai lebih dari pukul 07.00 WIB.

Temuan lainnya yang dicatat Bawaslu, sebanyak 5.477 TPS tidak memasang daftar pemilih tetap di papan informasi, dan 18.225 TPS tidak memasang visi misi pasangan calon presiden.

"Tempat pemungutan suara yang tidak menyediakan alat bantu disabilitas sebanyak 22.666 TPS," ujarnya.

Persoalan TPS, logistik dan surat suara yang tertukar ini, menurut Rahmat, masih masuk dalam ranah pelanggaran administratif, bukan dikategorikan tindak pidana pemilu.
 

Polisi mulai bertindak tegas bubarkan massa aksi di Bawaslu

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2019
Bawaslu Jateng usut 27 kasus dugaan politik uang Sebelumnya

Bawaslu Jateng usut 27 kasus dugaan politik uang

Presiden, PM Singapura ucapkan selamat ke Jokowi Selanjutnya

Presiden, PM Singapura ucapkan selamat ke Jokowi