counter

Solmet ajak relawan bantu jaga keamanan

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Ketua Solmet Sulut dr James Komaling bersama relawan Solmet siap bantu pemerintah jaga kesatuan NKRI. (1)
Manado (ANTARA) - Solidaritas Merah Putih (Solmet) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengajak semua relawan di daerah tersebut agar membantu pemerintah menjaga keamanan dan kebersamaan pasca Pemilu 2019.

"Mari kita semua untuk bersabar menanti hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan tetap teguh menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Ketua Solmet Sulut dr James Komaling di Manado, Kamis.

James mengajak para relawan dan masyarakat pada umumnya, agar membantu pemerintah menjaga kestabilan, keamanan, kenyamanan, toleransi dan kebersamaan.

"Karena kita adalah satu bangsa dan tanah air. Siapapun yang terpilih nanti itulah hasil Demokrasi kita. Dan kita yakin adalah yang terbaik dari Tuhan," katanya.

Dia menjelaskan Pesta Demokrasi masyarakat Indonesia baru saja dilalui bersama, saat ini masih perhitungan cepat. Hasil resmi nanti dari KPU.

"Jadi walau berbeda pilihan, saling klaim kemenangan masing-masing calon dan pendukungnya dari hasil hitung cepat lembaga survei dan real count internal, jangan sampai membuat perpecahan antarpendukung atau terjadi polarisasi," jelasnya.

Keikutsertaan dalam Pemilu 2019 ini, semakin menandakan masyarakat Indonesia, semakin dewasa dalam berdemokrasi.

Gambaran tersebut, katanya, dapat dilihat saat pesta demokrasi yang bisa terlaksana dengan baik, aman, dan terkendali.

Walaupun pasti ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi seperti keterlambatan logistik serta kehabisan surat suara.

Sekarang ini, katanya, sebagai kesatuan masyarakat Republik Indonesia patutlah berbangga, karena bisa menjadi salah satu negara demokrasi terbesar di dunia yang bisa secara bebas memilih pemimpin bangsa/ presiden.

Perbedaan pansangan dan pilihan baik Presiden, DPD, DPRRI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota adalah wajar dalam negara demokrasi.

"Saya sangat yakin masyarakat Indonesia sudah cukup dewasa untuk menyikapi hasil pemilu saat ini. Walaupun memang semua memiliki hak untuk optimis atas kemenangan masing-masing sebelum ada hasil resmi dari KPU nanti," jelasnya.

KPK cecar 24 pertanyaan ke Sekjen PDIP

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
Indo Barometer: Jokowi-Ma'ruf 54,32 persen, Prabowo-Sandi 45,68 persen Sebelumnya

Indo Barometer: Jokowi-Ma'ruf 54,32 persen, Prabowo-Sandi 45,68 persen

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai