AHY harapkan presiden terpilih jadi pemimpin yang amanah

Luhut Pandjaitan: Boleh demonstrasi, tapi harus taat peraturan
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai menggunakan hak pilihnya di Pemilu serentak 2019 dengan mencoblos di TPS 013, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu siang. (Antara Foto/Syaiful Hakim)
Kita semua berharap, siapapun yang terpilih, presiden atau wakil rakyat yang duduk di DPR, DPD, DPRD, semoga mereka menjadi pemimpin dan wakil rakyat yang amanah, adil dan benar-benar cintai rakyat sepenuh hati
Jakarta (ANTARA) - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengharapkan siapa pun presiden terpilih baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto harus menjadi pemimpin yang amanah, adil dan mencintainya rakyatnya.

"Kita semua berharap, siapapun yang terpilih, presiden atau wakil rakyat yang duduk di DPR, DPD, DPRD, semoga mereka menjadi pemimpin dan wakil rakyat yang amanah, adil dan benar-benar cintai rakyat sepenuh hati," kata AHY usai menggunakan hak pilihnya di Pemilu serentak 2019 dengan mencoblos di TPS 013, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu siang.

AHY didampingi istrinya, Anissa Pohan kompak menggunakan kaos berwarna biru yang bertuliskan "Jangan Golput" tiba di TPS 013 sekitar pukul 11.45 WIB

Ia juga meminta agar tidak melupakan janjinya selama kampanye dan segera wujudkan dengan baik apa yang bisa dilakukan untuk rakyat dan negara.

Dalam kesempatan itu, AHY juga mengajak untuk anak-anak muda agar menggunakan hak suaranya dan meminta setelah pemilihan jangan saling terpecah belah.

"Hanya karena perbedaan pandangan dan pilihan politik. Bahkan ada hubungan persahabatan juga hubungan keluarga yang terganggu karena berbeda parpol berbeda capres dan lain sebagainya," kata AHY.

Putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga mengajak agar masyarakat tidak memperpanjang permusuhan yang ada usai pemilu ini akibat dari perbedaan pilihan politik.

"Mari setelah selesai semua, jangan permusuhan diperluas atau diperpanjang. Segera lakukan rekonsiliasi, rukun kembali sebagai bangsa karena tugas generasi ke depan jauh lebih besar daripada hanya bergontok-gontokan hanya karena perbedaan pilihan saat pemilu ini," tegas AHY.

Semoga semua semakin baik. Insya allah lima tahun mendatang kita semua songsong masa depan yang semakin baik, harapnya.

Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif 2019 digelar pada 17 April, dengan jumlah tempat pemungutan suara se-Indonesia sebanyak 810.329 TPS.

Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2019 sebanyak 190.779.969 pemilih. Jumlah pemilih laki-laki tercatat sebanyak 95.373.698 jiwa, sedangkan pemilih perempuan berjumlah 95.406.271 pemilih.

Baca juga: Jika Jokowi kembali terpilih Jonan berharap investasi lebih baik
Baca juga: Mantan gubernur Riau Rusli Zainal nyoblos di Lapas
Baca juga: Ketua MPR khawatirkan media asing dahului hasil hitung cepat
Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Petugas TPS  Krendang kenakan pakaian seragam SD, simbol kejujuran Sebelumnya

Petugas TPS Krendang kenakan pakaian seragam SD, simbol kejujuran

Polresta-Kodim Probolinggo antisipasi pergerakan massa ke Ibu Kota Selanjutnya

Polresta-Kodim Probolinggo antisipasi pergerakan massa ke Ibu Kota