counter

Mantan gubernur Riau Rusli Zainal mencoblos di Lapas

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal yang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Pekanbaru memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. (Anggi Romadhoni)
Pekanbaru (ANTARA) - Rusli Zainal, mantan gubernur Riau yang saat ini menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru memberikan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum 2019.di lapas tersebut.

Dengan mengenakan kaos bewarna merah dengan motif lengan putih, Rusli yang pernah memimpin Provinsi Riau selama dua periode sejak 2003 hingga 2013 itu memilih di tempat pemungutan suara (TPS) 024, Aula Saharjo, Lapas Kelas IIA, Pekanbaru, Rabu.

Setelah mendaftar dan mendapatkan kertas suara, Rusli langsung menuju ke bilik suara. Beberapa menit kemudian, Rusli keluar dan menuju ke lima kotak suara yang telah disediakan.

Usai mencelupkan sebagian ujung jari kelingking kirinya, Rusli langsung berlalu meninggalkan TPS. Dia pergi tanpa meninggalkan sepatah kata kepada wartawan yang telah menunggunya.

Rusli Zainal merupakan mantan Gubernur Riau yang terjerat kasus suap kehutanan dan proyek PON Riau. Pada 2014, ia divonis 14 tahun penjara.

Selain Rusli, mantan kepala daerah lainnya Thamsir Rachman, mantan Bupati Indragiri Hulu yang juga menghuni hotel prodeo tersebut turut memberikan hak suaranya. Hanya saja, Thamsir yang merupakan terpidana delapan tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan memberikan suara lebih pagi dibandingkan Rusli.

"Pak Thamsir sudah tadi pagi memberikan hak suaranya," kata salah seorang petugas Lapas.

Sebanyak 364 orang warga binaan di Lapas Klas II A Pekanbaru menyalurkan hak suaranya di pemilihan presiden dan wakil presiden serta legislatif hari ini.

Ada dua TPS yang didirikan di dalam Lapas, tepatnya di Aula Saharjo. Yaitu TPS 024 dan TPS 053. Di TPS 024 tercatat, ada sekitar 99 DPT. Sedangkan di TPS 053 ada 265 DPT. Total 364 warga binaan yang ikut menyalurkan hak suaranya.
 

Wakil Ketua Komisi X Diperiksa KPK

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2019
Pemilih dengan gangguan jiwa di panti Cipayung lancar mencoblos Sebelumnya

Pemilih dengan gangguan jiwa di panti Cipayung lancar mencoblos

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta Selanjutnya

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta