counter

Menkominfo: Satgas Kominfo awasi informasi pemilu 24 jam

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memasukkan surat suara usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 38, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta, Rabu (17/4/2019) (Zuhdiar Laeis)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebutkan satuan tugas di kementeriannya mengawasi informasi di media sosial selama 24 jam selama masa tahapan pemilu 2019.

"Memang selama pemilu kita buat tim khusus. Ada sekitar 30-an temen-temen kominfo yang siaga 24 jam," katanya usai menggunakan hak pilihnya diaftar pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 38, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta, Rabu.

Satgas tersebut, kata dia, tidak hanya mengawasi hoaks, melainkan segala informasi di medsos yang berkembang selama masa pemilu.

"Khusus Pemilu 2019, kami aktifkan (satgas) sampai akhir pekan ini. Namanya satgas kominfo," katanya.

Selama masa Pemilu 2019, ia mengatakan satgas bekerja berdasarkan dua regulasi, yakni Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

"Karena pemilu, selama masa tenang kemarin menggunakan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, sementara untuk hoaks dengan UU ITE," katanya.

Hasil penyisiran tim, kata dia, masih menemukan pelanggaran iklan selama masa kampanye yang dilakukan tim kampanye calon presiden dan wakil presiden.

"Sampai tadi berakhirnya (masa tenang) tengah malam belum tahu, tetapi mulai 14-15 April jam enam pagi ada tujuh pelanggaran dan yang banyak di Instagram.

Temuan dugaan pelanggaran selama masa kampanye pada 14-16 April 2019 tersebut sudah disampaikan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk ditindaklanjuti.

Sementara untuk upaya mengantisipasi hoaks, diakui Rudiantara, tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian, melainkan seluruh pihak, termasuk masyarakat.

"Kami apresiasi apa yang dilakukan beberapa temen civil society organization yang melawan, meng-'addres', mengidentifikasi, dan memvalidasi itu adalah hoaks," katanya.

Rudiantara datang ke TPS dengan berjalan kaki, didampingi sang istri, Triana Rudiantara dan putranya, sekitar pukul 09.15 WIB.

Rudiantara terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) TPS 38 Menteng pada nomor 172, berurutan dengan istrinya pada nomor 171, dan putranya Mahesha Emerio pada nomor 173.

Seperti halnya pemilih lainnya, Menkominfo juga mengantre sampai dipanggil namanya sebelum mencoblos di tempat yang sudah disediakan.

Sembari mengantre, Rudiantara menyempatkan bercengkerama dengan masyarakat sekitar yang kemudian turut mengajaknya berfoto.

BPJS Kesehatan kembangkan pelayanan kesehatan berbasis digital

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
Darmin: Tidak gunakan hak pilih, rugikan diri sendiri dan negara Sebelumnya

Darmin: Tidak gunakan hak pilih, rugikan diri sendiri dan negara

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta Selanjutnya

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta