counter

KPU Bangka Tengah optimistis partisipasi pemilu tinggi

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Proses pelipatan dan penyortiran surat suara pemilu 17 April 2019 di KPU Bangka Tengah, Jumat (5/4) (babel.antaranews.com/Ahmadi)
Kegiatan 'Pemilu Run' ini lebih kepada pemberian edukasi tentang kepemiluan kepada masyarakat, juga simulasi pencoblosan di TPS untuk menghindari banyaknya suara hangus."
Koba, Babel, (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung optimistis partisipasi pemilih dalam pemilu serentak pada 17 April 2019 di daerah itu sangat tinggi.

"Kami optimistis partisipasi masyarakat sangat tinggi, bahkan bisa di atas target partisipasi nasional," kata anggota KPU Bangka Tengah, Hendra Sinaga di Koba, Jumat.

Ia menjelaskan, KPU Bangka Tengah menargetkan partisipasi pemilih di daerah itu mencapai 75 persen atau bahkan bisa mencapai target nasional sebesar 77,5 persen.

"Kami merasa yakin karena berbagai upaya sudah dilakukan, melalui sosialisasi kepada masyarakat baik yang dilakukan pihak KPU maupun relawan demokrasi dan bahkan partai peserta pemilu juga berupaya meningkatkan partisipasi," ujarnya.

Ia mengatakan, peran relawan demokrasi sangat besar dalam meningkatkan partisipasi pemilih karena mereka bertugas memberikan edukasi politik dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk datang ke TPS.

"Selain itu kami juga gencar melakukan sosialisasi ke sejumlah lembaga pendidikan, sasaran kami adalah pemilih pemula," ujarnya.

Ia mengatakan, pada 7 April 2019 KPU seluruh Indonesia secara serentak menggelar "Pemilu Run" dalam rangka meningkatkan partisipasi.

"Kegiatan 'Pemilu Run' ini lebih kepada pemberian edukasi tentang kepemiluan kepada masyarakat, juga simulasi pencoblosan di TPS untuk menghindari banyaknya suara hangus," ujarnya.
Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Aksi topeng Jokowi Sebelumnya

Aksi topeng Jokowi

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai