Puluhan ribu warga hadiri kampanye Prabowo di NTB

Dua anggota PPK di Nunukan alami kecelakaan hari H pencoblosan
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto disambut puluhan ribu pendukungnya pada kampanye terbuka di Lapangan Karang Pule, Kota Mataram, NTB, Selasa (26/3). (Foto ANTARA/Nur Imansyah).
Apakah bisa 90 persen di sini. Semoga dapat 90 persen saudara-saudara

Mataram (ANTARA) - Puluhan ribu orang menghadiri kampanye terbuka calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Lapangan Umum Karang Pule, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Kedatangan Prabowo Subianto di Lapangan Karang Pule, Kota Mataram ini sudah ditunggu puluhan ribu masyarakat yang datang dari sejumlah kabupaten/kota di NTB sejak pukul 13.00 WITA.

Dalam orasinya Prabowo Subianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTB yang menghadiri acara kampanye terbuka nasional tersebut.

"Saya berterima kasih kepada seluruh warga NTB yang sudah datang," ujar Prabowo disambut riuh seluruh pendukungnya yang hadir.

Prabowo berharap pada Pilpres 17 April 2019, suara Prabowo-Sandi di NTB dapat meraih 90 persen suara.

"Apakah bisa 90 persen di sini. Semoga dapat 90 persen saudara-saudara," ucapnya.

Karena itu, Prabowo meminta kepada masyarakat NTB untuk berbondong bondong datang ke TPS pada tanggal 17 April dan memilih dirinya.

Untuk diketahui, pada Pilpres 2014, Provinsi NTB menjadi lumbung suara Prabowo yang meraih 72 persen suara.

Dalam kampanye nasional tersebut terlihat sejumlah ketua partai koalisi Indonesia Adil Makmur, seperti Ketua DPD Gerindra NTB, H Ridwan Hidayat, Ketua DPW PKS NTB H Abdul Hadi, Ketua PAN NTB H Muazim, Dewan Pakar DPP Gerindra H Bambang Kristiono (HBK), Ketua Badan Pemenangan Daerah NTB Prabowo-Sandi Ali Khairi dan tak ketinggalan penggagas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Fahri Hamzah, dan sejumlah tokoh penting lainnya hadir dalam kampanye tersebut.

Pewarta:
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2019
Kiai Ma'ruf minta didoakan ulama dan santri jadi wapres Sebelumnya

Kiai Ma'ruf minta didoakan ulama dan santri jadi wapres

Petugas KPPS harus dapatkan perlindungan dari pemerintah Selanjutnya

Petugas KPPS harus dapatkan perlindungan dari pemerintah