counter

Pengusaha ProJokowi dorong masyarakat gunakan hak pilih

Pemkab Batang tutup wisata yang tidak terapkan protokol kesehatan
Sekretaris Pengusaha Pekerja ProJokowi Shinta Kamdani (kedua dari kiri) dalam konferensi pers deklarasi dukungan 10.000 pengusaha untuk Jokowi-Ma'ruf, di Jakarta, Kamis. (Rangga Jingga)
Jakarta (ANTARA) - Pengusaha Pekerja ProJokowi (KerJo) ikut mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak 2019, dengan mengelar kampanye anti-golput.

Sekretaris KerJo Shinta Kamdani mengatakan upaya mendorong penggunaan hak pilih dilakukan dengan menggelar pesta diskon nasional bertajuk "Kling King Fun".

Nantinya seluruh masyarakat dapat memeroleh voucher atau diskon berbagai jenis produk di berbagai gerai, dengan hanya menunjukkan tinta di jarinya setelah melakukan pencoblosan.

"Berbagai 'brands' sudah berkomitmen untuk ikut berpartisipasi. Caranya mudah, tinggal tunjukkan atau foto jari yang dicelup tinta biru tanda sudah mencoblos, pemilih langsung bisa mendapatkan diskon, voucher, dan banyak promo lainnya," kata Shinta.

Dalam sosialisasi kampanye anti-golput ini pengusaha KerJo bekerja sama dengan 107 radio se-Indonesia.

Shinta menekankan program yang dicetuskan KerJo ini bersifat netral, semata-mata bertujuan untuk mengajak warga pemilih datang ke TPS dan menggunakan hak pilih pada 17 April 2019.

Penasehat KerJo Sofjan Wanandi menegaskan melalui kampanye anti-golput ini, pengusaha KerJo tidak memaksakan masyarakat untuk memilih pasangan capres-cawapres tertentu.

"Kami tidak tahu mereka memilih siapa. Mereka tinggal menunjukkan tinta (bukti mencoblos), makan gratis (dapat diskon). Kampanye ini murni untuk anti-golput," kata Sofjan.

Ini saran Kadin agar perjanjian perdagangan bebas menguntungkan

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Jokowi ingatkan masyarakat tidak percayai hoaks Sebelumnya

Jokowi ingatkan masyarakat tidak percayai hoaks

Deklarasi dukungan relawan Anies Baswedan maju Pilpres 2024 Selanjutnya

Deklarasi dukungan relawan Anies Baswedan maju Pilpres 2024