counter

Kodam V/Brawijaya siapkan 17.500 prajurit dukung pengamanan Pemilu

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R Wisnoe Prasetja Boedi (tengah) saat melakukan pertemuan dengan pejabat daerah di Kabupaten Banyuwangi, Senin (18/3). (istimewa)
... menyiapkan 17.500 personel untuk pengamanan Pemilu, dari unsur TNI AD sebanyak 14.000 personel, TNI AL 2.500 personel, dan TNI AU 1.000 personel...
Banyuwangi (ANTARA) - Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, menyatakan, "Kami menyiapkan 17.500 personel untuk pengamanan Pemilu, dari unsur TNI AD sebanyak 14.000 personel, TNI AL 2.500 personel, dan TNI AU 1.000 personel."

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Senin, dia bilang, hingga saat ini, tidak ada indikasi yang menonjol terkait suasana menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 di Jawa Timur.

Menurut ia, Jawa Timur sudah mengalami beberapa kali pemilihan kepala daerah dan semua berjalan tertib dan aman, sehingga kondisi keamanan diharapkan akan terus terjaga. "Semua daerah kami perlakukan sama, tidak ada atensi khusus bagi daerah tertentu, semua kabupaten/kota akan kami beri penambahan pasukan," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Banyuwangi.

Ia berharap sinergitas seluruh pemangku kepentingan daerah, mulai dari jajaran TNI/Polri, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan para tokoh agama terus terjalin dan ditingkatkan.

"Kami berharap semua pihak bersinergi membangun daerah, sinergi yang terjalin dengan baik akan menumbuhkan keamanan daerah," tuturnya.

Ia bilang, TNI akan terus membangun sinergitas dengan Pemkab Banyuwangi beserta pemda lainnya. "Program-program nasional seperti TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dan karya bakti tetap kami lanjutkan, program pembangunan daerah juga akan kami dukung sebagai bentuk sinergitas," katanya. 

Lari Sarung Sambut Muktamar NU

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019
Gubernur-wakil gubernur Papua Barat cuti untuk kampanye Sebelumnya

Gubernur-wakil gubernur Papua Barat cuti untuk kampanye

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta Selanjutnya

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta