Survei internal nyatakan elektabilitas Prabowo-Sandiaga di atas 60 persen

KPU Sulsel minta cadangan dana Rp32 miliar ke pemprov
Dokumentasi Ketua Umum Go Prabowo Sandi (GPS), Gumelar Yo, menyampaikan pidato pada Deklarasi Go Prabowo Sandi Milenial dan Talk Show Kewirausahaan Peran Milenial di Era Industri 4.0 di Hotel EDS Jalan Raja Laut, Kuala Lumpur, Minggu (10/2/2019). Deklarasi dihadiri ratusan emak-emak, anak-anak muda dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai negara bagian di Semenanjung Malaysia. (ANTARA FOTO/Agus Setiawan).
Jakarta (ANTARA News) - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengklaim hasil survei internalnya memperlihatkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga di atas 60 persen.
   
"Alhamdulillah survei internal kami mengungkap fakta seperti itu, Prabowo-Sandi sudah unggul atas Jokowi-Ma'ruf," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S. Deyang melalui pesan singkat diterima di Jakarta, Selasa.
   
Ia menjelaskan, fakta lembaga survei internal itu menyajikan data-data objektif di lapangan yang menyebutkan Prabowo-Sandiaga sudah unggul di 32 provinsi.
   
Secara nasional, elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga sudah unggul, di atas 60 persen. Khusus untuk Bali dan NTT, posisinya 50 persen banding 50 persen.
   
Namun BPN Prabowo-Sandiaga tidak lengah, bahkan terus meningkatkan kerjanya dengan tekad memenangkan Pilpres 2019 dengan keunggulan telak, katanya. "Kami harus menang banyak untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kami inginkan," kata dia.
Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019
Moeldoko tegaskan Jokowi hindari intervensi persoalan hukum Sebelumnya

Moeldoko tegaskan Jokowi hindari intervensi persoalan hukum

Alumni PTS se-Jabodetebek deklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Selanjutnya

Alumni PTS se-Jabodetebek deklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf