counter

Forum Alumni Jatim beri sebutan "Cak" untuk Jokowi

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mendapat dukungan dari Forum Alumni Jawa Timur di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (2/2) (Desca Lidya Natalia)
Surabaya (ANTARA News) - Forum Alumni Jawa Timur memberikan sebutan "Cak" kepada calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo sebagai bentuk dukungan kepada Jokowi.
   
"Mengapa disebut Cak? Karena Cak adalah cakap, agamis dan kreatif itulah cak Jokowi," kata pembawa acara dalam Ketua Forum Alumni Jawa Timur Ermawan di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu.
   
Ermawan menyampaikan hal tersebut dalam deklarasi dukungan Forum Alumni Jatim kepada capres nomor urut 01 Jokowi.

Jokowi juga mendapat rompi dari bahan jeans yang dicat lambang kota Surabaya hiu dan buaya di bagian depan dan tulisan "Cak Jokowi" di bagian belakang.
   
Acara tersebut juga dihadiri fungsionaris PDI Perjuangan Pramono Anung dan Eva Kusumasundari, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, komposer Addie MS, komedian Cak Lontong, musisi Andre Hehanusa, serta ribuan pendukung lainnya termasuk alumni perguruan tinggi di Jawa Timur seperti Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, ITS.
   
Jokowi juga mendapat sebutan 'jancuk' yang disebut sebagai singkatan jantan, cakap, ulat dan komitmen. 
   
Pada acara itu, Jokowi meminta para pendukungnya untuk menebarkan optimisme di masyarakat.
   
"Mari tebarkan optimisme, jangan sampai ada yang mengatakan Indonesia punah 2030, jangan ada yang ngomong lagi tempe setipis ATM, atau membicarakan lagi muka lebam-lebam dianiaya, padahal operasi plastik," tambah Jokowi.
 
Ia pun menegaskan bahwa masyarakat pun sudah cerdas untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar.
   
"Kalau disebut 'bonyok kabeh' sebenarnya mau diarahkan ke mana? Ke saya nanti disebut bahwa yang menganiaya kelompok 01, nanti ngomongnya kriminalisasi. Untung tidak mendapat ridho Allah SWT jadi tidak perlu kita buka sudah kebuka sendiri," tambah Jokowi.
   
Jokowi juga kembali menjelaskan soal tuduhan dirinya anggota PKI. Dikatakannya, pembubaran PKI sejak tahun 1965, sedangkan ia lahir tahun 1961 malah disebut sebagai antek PKI.
   
"Mana ada antek PKI umur 4 tahun, sedikit jadi kakaknya Jan Ethes, kalau Cak Lontong mengatakan 'Mikir, mikir, mikir'," tambah Jokowi.
   
Sebelumnya, capres nomor urut 01 Joko Widodo juga mendapat dukungan dari alumni Universitas Indonesia di kawasan Gelora Bung Karno pada 12 Januari 2019 dan dukungan alumni Universitas Andalas (Unand) pada 27 Januari 2019.
 

Presiden minta awasi distribusi alkes dan APD

Pewarta:
Editor: Sigit Pinardi
Copyright © ANTARA 2019
Sejumlah relawan bertekad menangkan Prabowo-Sandi Sebelumnya

Sejumlah relawan bertekad menangkan Prabowo-Sandi

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai