counter

Ketua MPR minta mahasiswa gunakan kedaulatan rakyat dengan baik

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memperlihatkan contoh surat suara yang digunakan caleg untuk kampanye saat Pendidikan politik dan pemantapan kader PAN se-Kalbar di Pontianak, Senin (7/1/2019). Zulkifli Hasan mendorong kader PAN untuk membangun hubungan emosional dengan masyarakat untuk menimbulkan empati agar dapat terpilih dalam Pemilu 2019 mendatang. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama.

Pontianak (ANTARA News) - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menjadi narasumber dalam kuliah umum empat pilar di Universitas Muhammadiyah Pontianak meminta mahasiswa untuk menggunakan kedaulatan rakyat dengan baik.

"Dalam negara kita ini, kedaulatan tertinggi di tangan rakyat. Mahasiswa bagian dari rakyat. Jadi bagi mahasiswa gunakan lah kedaulatan yang ada itu," ujarnya di Pontianak, Senin.

Ia menjelaskan, arah negara Indonesia tergantung di mana kedaulatan rakyat itu diarahkan terutama melalui pemilu.

Menurut dai, melalui pemilu lah masyarakat bisa menitipkan kepada wakilnya untuk menentukan negara lebih maju dan baik.

"Jadi mahasiswa jangan mau kedaulatannya dalam pemilu ditukar dengan sembako, uang Rp50 ribu atau uang dengan jumlah lainnya," jelas dia.

Ia mendorong mahasiswa menjadi pelopor dalam memilih wakil atau pemimpinnya dengan tepat di pemilu baik pilpres maupun pileg 2019.

"Dalam demokrasi pandangan dan pilihan memang berbeda-beda. Namun jangan lupa kita memiliki empat pilar. Jadikan pemilu damai, tidak ribut, bahagia dan bersahabat," pesan dia.

Usai memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Pontianak, dengaan kapasitas sebagai Ketua Umum PAN Zulkfli Hasan yang didampingi pengurus DPP PAN, DPW PAN Kalbar, DPD PAN Kota Pontianak dan DPD PAN Kubu Raya, melakukan agenda lainnya, yakni berdialog dengan masyarakat dan petani di Punggor, Kubu Raya.

Pada kesempatan itu, Zulkifli Hasan di hadapan ratusan warga Punggur juga meminta masyarakat untuk menggunakan kedaulatan yang telah diberikan negara.

"Saya selalu mengingatkan bahwa jangan mau kedaulatan rakyat diganti atau ditukar dengan sembako oleh para caleg atau tim capres. Pilihlah yang kita kenal dan memang memiliki kapasitas dan yang amanat. Ingat di pemilu ini kita harus damai, bahagia dan bersahabat. Selesaikan di TPS," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan, pihaknya siap memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dengan gagasan dan pemahaman pentingnya kedaulatan rakyat.

"Kita juga siap bekerja keras dan berjuang bersama PAN. Sebagaimana pesan Ketua Umum PAN, komunikasi dan ikatan emosional dengan masyarakat terus juga kita bangun, sehingga PAN menjadi pilihan," kata dia.

Baca juga: Zulkifli Hasan dorong kader bangun ikatan emosional dengan masyarakat

Ketua MPR sebut Stadion Papua Bangkit kebanggaan Indonesia

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
Jokowi-KH Ma'ruf Amin ditargetkan raih 80 persen di Surabaya Sebelumnya

Jokowi-KH Ma'ruf Amin ditargetkan raih 80 persen di Surabaya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai