Bawaslu Pasaman Barat awasi pemutakhiran data pemilih Triwulan I 2026

KPU Padang mulai menyortir dan melipat surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat
Komisioner Bawaslu Pasaman Barat Beldia Putra saat rapat pleno rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 di KPU Pasaman Barat, Kamis (2/4) lalu. ANTARA/HO-Bawaslu Pasaman Barat.
Pengawasan terus kami lakukan pada setiap proses PDPB, termasuk saat rapat pleno rekapitulasi

Simpang Empat (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I 2026 agar berjalan sesuai ketentuan.

Komisioner Bawaslu Pasaman Barat Beldia Putra di Simpang Empat, Sabtu, mengatakan pengawasan dilakukan pada seluruh tahapan, termasuk rapat pleno rekapitulasi PDPB yang digelar Kamis (2/4).

“Pengawasan terus kami lakukan pada setiap proses PDPB, termasuk saat rapat pleno rekapitulasi,” katanya.

Menurut dia, tahapan rekapitulasi menjadi bagian penting untuk memastikan akurasi dan kemutakhiran data pemilih sebagai dasar pelaksanaan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat minta data warga agar masuk dalam daftar pemilih

Ia menambahkan kehadiran Bawaslu merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap proses rekapitulasi yang dilakukan KPU Pasaman Barat, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

Dalam rapat pleno tersebut, jumlah pemilih pada PDPB triwulan I 2026 tercatat sebanyak 326.910 orang, terdiri atas 163.203 pemilih laki-laki dan 163.707 pemilih perempuan.

Jumlah pemilih tersebut tersebar di 90 nagari dan 11 kecamatan di Pasaman Barat.

Baca juga: KPU Pasaman Barat tuntaskan pencocokan 307.586 data pemilih

Bawaslu Pasaman Barat berkomitmen memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan secara transparan, akurat, dan akuntabel sebagai fondasi mewujudkan pemilu yang demokratis.

Selain itu, pihaknya juga meningkatkan sosialisasi kepada pelajar sebagai upaya memperkuat partisipasi dalam pengawasan PDPB.

Bawaslu berharap pelajar dapat dilibatkan sebagai agen pengawasan partisipatif guna mendukung terciptanya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.

“Kami juga memberikan pemahaman terkait politik uang, kampanye hitam, serta pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses demokrasi. Pelajar perlu meningkatkan kesadaran sebagai pemilih pemula,” kata Beldia Putra.

Pewarta:
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
KPU siapkan kebijakan teknis usai putusan MK soal Pilkada Barito Utara Sebelumnya

KPU siapkan kebijakan teknis usai putusan MK soal Pilkada Barito Utara

PKB NTB panaskan mesin! Muscab serentak digelar jelang Pemilu 2029 Selanjutnya

PKB NTB panaskan mesin! Muscab serentak digelar jelang Pemilu 2029